Advertisement

CARE International Indonesia (CII) adalah LSM Internasional yang telah beroperasi sejak lama di Indonesia dalam program tanggap darurat, kegiatan transisi yang berfokus pada pertanian, gizi dan berbagai prakarsa pembangunan di berbagai bidang seperti air dan sanitasi, kesehatan dan usaha & pengembangan ekonomi.

CARE International Indonesia di Kupang (Nusa Tenggara Timur - NTT), saat ini sedang membutuhkan posisi sebagai berikut:

POSISI: MASTER TRAINER (KONSULTAN)
DEPARTMEN/PROJEK: PROGRAM/ADVANCE
LAPORAN KE: PROJECT MANAGER

PENDAHULUAN

Proyek ADVANCE telah mulai dilaksanakan sejak Oktober 2013, diawali dengan kajian untuk menentukan wilayah kerja project ini. Berdasarkan kajian tersebut selanjutnya ditentukan 6 desa di wilayah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, yakni 3 desa di kecamatan Kupang Tengah dan 2 desa/kelurahan di kecamatan Kupang Timur serta 1 kelurahan di Kota Kupang. Ke-6 desa/Kelurahan tersebut adalah Desa Mata Air, Noelbaki dan Oebelo (Kecamatan Kupang Tengah), desa Tuapukan dan kelurahan Naibonat (Kecamatan Kupang Timur) serta Kelurahan Manulai II (Kota Kupang).

Proyek ini lebih mengutamakan penguatan kapasitas para penerima manfaat baik langsung maupun tidak langsung melalui fasilitasi penguatan pengetahuan, keterampilan yang mendorong perubahan sikap dalam aspek teknis maupun non teknis dalam usaha beternak babi skala rumah tangga. Pada akhir proyek ini diharapkan peternakan babi skala rumah tangga ini dapat dikelola para penerima manfaat dengan cara yang lebih efisien, produktif serta lebih menguntungkan dengan cara cara lebih baik, sehat dan terhubung dengan supplier, pasar maupun pemerintah yang tertuang dalam Intermediate Outcome 1, Immediate Outcome 1 serta Output 1 pada kerangka kerja ADVANCE Project.

Pada bulan April 2015 telah dilakukan pelatihan Kandang dan Sanitasi Lingkungan bagi 19 orang Kader Kandang yang hasilnya Kader telah memahami manfaat kandang dan mampu membuat desain kandang yang sesuai dengan konteks lokal. Akan tetapi dalam implementasi di lapangan masih banyak penerima manfaat yang memelihara ternak babi secara lepas/liar, sebagian masyarakat sudah membuat kandang dari lantai akan tetapi belum menerapkan pengelolaan limbah dengan baik.

Hal ini disebabkan karena:
  • Peternak masih berfikir bahwa kandang yang baik harus berbiaya mahal dengan material yang terbuat dari beton dan pagar besi.
  • Minimnya pemahaman masyarakat mengenai metode sanitasi dengan bahan lokal yang murah dan dapat dibuat sendiri.
  • Jumlah musim hujan singkat (4 bulan) sehingga terjadi kekurangan air baik untuk konsumsi ternak maupun untuk kebersihan kandang membuat peternak lebih berfikir untuk membiarkan ternak di ikat di bawah pohon agar tidak menimbulkan bau karena tidak tersedia air untuk membersihkan kandang maupun besarnya biaya pembuatan saluran limbah maupun penampung/pengolahannya.
Untuk memfasilitasi perubahan perilaku beternak di masyarakat dengan mengadopsi teknologi baru tentang perkandangan diperlukan Pelatihan Pemerkayaan Pembuatan Kandang Inokulasi Deep Litter yang akan ditindaklanjuti dalam bentuk aksi gotong royong pembuatan kandang secara bersama-sama. Dalam pelatihan ini, dibutuhkan Master Trainer yang berpengalaman mengajarkan teori tentang aspek teknis perkandangan babi dan pelatihan membuat kandang sesuai dengan metode inokulasi deep litter serta juga memberikan input melalui kunjungan kepada peternak yang sudah memiliki kandang ternak babi maupun gotong royong perbaikan/pembuatan kandang baru. Adapun pelatihan pembuatan kandang sistem IDL ini mencakup pengenalan IDL dan penggunaan material bahan pagar, lantai, atap, tenaga kerja, saluran air yang disediakan secara swadaya.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka CARE berinisiatif untuk memfasilitasi kegiatan ‘’Pelatihan dan Praktek Pembuatan Kandang Fermentasi Untuk Ternak Babi’’ bagi kader yang berada diwilayah dampingan Care ADVANCE Project serta kelompok kelompok yang siap membuat kandang fermentasi.

TUJUAN KEGIATAN PELATIHAN
  • Peserta mengetahui manfaat kandang fermentasi. 
  • Peserta mampu membuat kandang fermentasi sesuai standar sanitasi dan higienis.
  • Perubahan perkandangan melalui gotong royong di enam desa sebagai contoh untuk direplikasi.
TUGAS DAN TANGGUNG - JAWAB
  • Melakukan kegiatan pelatihan di kelas maupun praktek di lapangan bersama kelompok masyarakat menyangkut kandang fermentasi. 
  • Memberikan masukan terkait isu perkandangan ternak dan sanitasi kepada kelompok-kelompok yang telah dilatih.
  • Membuat laporan Pelatihan setelah pelatihan dilakukan.
  • Melakukan remote monitoring perkembangan kelompok setelah pelatihan.
KUALIFIKASI
  • Memiliki latar belakang pendidikan di bidang peternakan atau setidak tidaknya pernah mendapat pendidikan non formal khusus di bidang peternakan terutama dalam pemanfaatan probiotik dalam menerapkan sanitasi pada perkandangan ternak babi model inoculant deep litter (IDL). 
  • Memiliki pengalaman sekurang-kurangnya 5 tahun di bidang pelatihan tingkat Nasional dengan kemampuan:
    • Merancang modul pelatihan.
    • Menyelenggarakan pelatihan dengan pendekatan pendidikan orang dewasa (POD).
    • Pelatihan terukur melalui pre test dan post test.
    • Melakukan fasilitasi aksi kreasi di kelompok masyarakat sebagai bentuk perubahan perilaku dalam berternak.
  • Berpengalaman dalam bidang pengembangan masyarakat serta memiliki latar belakang yang kuat dalam mendampingi masyarakat sekurang-kurangnya 8 tahun.Pernah melakukan kegiatan pelatihan di wilayah NTT merupakan nilai lebih.
Silakan mengirimkan Lamaran, CV, Rancangan Pelatihan dan Modul Pelatihan disertai RAB bahan-bahan pelatihan yang dibutuhkan untuk Perkandangan Komunal untuk 10 ekor ternak babi yang terdiri dari (1 ekor indukan dan 9 ekor penggemukkan) sebelum 05 Oktober 2015
ke
CARE International Indonesia, Bagian Sumber Daya Manusia,
dengan mencantumkan “KODE POSISI” pada subject email:
recruit_813@careind.or.id

"Hanya pelamar yang memenuhi kualifikasi akan terpilih"