Advertisement

Proyek USAID LESTARI mendukung upaya Pemerintah Republik Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK), melestarikan keanekaragaman hayati di ekosistem hutan dan mangrove yang bernilai secara biologis serta kaya akan simpanan karbon. Dikembangkan dari proyek USAID IFACS, LESTARI menerapkan pendekatan lanskap untuk menurunkan emisi GRK, dengan mengintegrasikan aksi konservasi hutan dan lahan gambut dan strategi pembangunan rendah emisi (LEDS) di lahan lain yang sudah terdegradasi. Upaya ini bisa dicapai melalui perbaikan tata guna lahan, tata kelola hutan lindung, perlindungan spesies kunci, praktik sektor swasta dan industri yang berkelanjutan, serta peningkatan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan konservasi. Proyek LESTARI berlangsung dari Agustus 2015 hingga Juli 2020.

LESTARI akan memberikan beberapa dana hibah untuk pengembangan pengelolaan hutan kolaboratif dan pengembangan mata pencaharian yang berkelanjutan dengan integrasi gender, di seluruh lanskap operasional, yang mendukung keseluruhan target dan hasil dari proyek LESTARI.

Berdasarkan perbedaan fokus dari inisiatif-inisiatif, hibah yang tersedia dibagi dalam dua tipe:
  • Tipe 1: Fokus pada pengelolaan hutan kolaboratif dan pengembangan mata pencaharian yang berkelanjutan;
  • Tipe 2: Fokus pada praktik penggunaan lahan yang berkelanjutan dan pengembangan mata pencaharian yang berkelanjutan.
Setiap proyek hibah yang disetujui dalam undangan ini diharapkan akan memberikan hasil-hasil sebagai berikut:
  • Sedikitnya 5 orang pelopor komunitas akan diidentifikasi selama pelaksanaan proyek;
  • Sedikitnya 1 kesepakatan pegelolaan kolaboratif ditandatangani dan dilaksanakan dalam implementasi proyek untuk Tipe 1;
  • Sedikitnya 1 kesepakatan masyarakat mengenai konservasi/pemanfaatan lahan berkelanjutan ditandatangani dan dilaksanakan dalam implementasi proyek untuk Tipe 2;
  • Sedikitnya 500 orang akan menerima pelatihan pengelolaan sumber daya alam dan/atau pelestarian keanekaragaman hayati pada akhir pelaksanaan proyek dengan bantuan dari Pemerintah Amerika Serikat;
  • Proyek yang diusulkan harus memberikan manfaat bagi sedikitnya 500 rumahtangga di lokasi masyarakat sasaran (baik manfaat keuangan maupun bukan keuangan);
  • Sedikitnya 1000 hektar lahan berada dalam pengelolaan yang baik sebagai hasil dari kegiatan proyek.
LESTARI akan menyediakan dana untuk setiap proyek pada masing-masing tipe adalah sebagai berikut:
  • Tipe 1: Kontribusi LESTARI tidak melebihi IDR 2,000,000,000 per hibah
  • Tipe 2: Kontribusi LESTARI tidak melebihi IDR 1,300,000,000 per hibah
Jangka waktu pelaksanaan yang disediakan adalah tidak lebih dari 24 bulan (perkiraan mulai Juli 2016).

Untuk itu LESTARI mengundang lembaga atau organisasi lokal maupun nasional yang relevan untuk mengajukan aplikasi, dengan kriteria antara lain:
  • Mampu menunjukkan pengalaman terkait pelibatan masyarakat untuk mengembangkan dan melaksanakan kesepakatan pengelolaan kolaboratif atau kesepakatan masyarakat tingkat desa untuk konservasi/praktik pemanfaatan lahan berkelanjutan;
  • Mampu menunjukkan pengalaman terkait pelibatan masyarakat untuk mengembangkan inisiatif mata pencaharian berkelanjutan (pengalaman yang relevan dalam lanskap LESTARI dan integrasi gender dalam pengelolaan hutan akan menjadi nilai tambah).
  • Memiliki pengalaman bekerja di lokasi lanskap LESTARI.
Batas akhir pengiriman aplikasi adalah: Selasa, 31 Mei 2016. Dokumen kerangka acuan dan format aplikasi dapat diperoleh dengan mengirimkan email ke rfa.lestari@lestari-indonesia.org