Advertisement

DIBUTUHKAN SEGERA
Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (Yayasan IAR Indonesia/YIARI) adalah organisasi nirlaba yang bergerak dibidang upaya penyelamatan, perlindungan dan konservasi satwa liar Indonesia, khususnya satwa primata seperti orangutan, kukang, monyet ekor panjang dan beruk.  Yayasan IAR Indonesia juga memfokuskan kegiatannya di bidang edukasi dan penyadartahuan publik dalam rangka mendukung upaya penyelamatan, peningkatan kesejahteraan, perlindungan dan konservasi satwa liar.

Yayasan IAR Indonesia membuka lowongan untuk posisi sebagai Orangutan Conservation Partnership Liaision Officer yang akan ditempatkan di Pusat Penyelamatan dan Konservasi Orangutan YIARI Ketapang, Kalimantan Barat.
Persyaratan:
  • Memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam konservasi orangutan.
  • Pendidikan minimal Diploma, Gelar Masters atau PhD dalam disiplin terkait akan dipertimbangkan
  • Ketersediaan waktu yang fleksibel
  • Bersedia melakukan perjalanan yang rutin.
  • Bersedia melakukan kunjungan lapangan
Kemampuan pribadi dan Kompetensi:
  • Memiliki kemampuan yang baik dalam berorganisasi dan pengaturan prioritas, dengan kemampuan untuk bekerja secara efektif di bawah tekanan waktu dan mengelola beberapa prioritas.
  • Mampu bekerja secara mandiri serta menjadi tim yang efektif, dengan inisiatif dan kreativitas.
  • Interpersonal dan mampu berkomunikasi dengan baik, dengan kemampuan untuk berinteraksi secara efektif dengan orang-orang dari multi-disiplin dan multi-budaya.
  • Mampu berbagi informasi dan perbaikan terus-menerus dalam suasana yang kooperatif dan konstruktif.
  • Fasilitator dan teambuilding yang sangat baik.
Deskripsi Pekerjaan (TOR) selengkapnya dapat dilihat melalui link berikut: DISINI
Kirimkan surat lamaran, CV dan dokumen pendukung relevan lainnya kepada Yayasan IAR Indonesia, paling lambat pada tanggal 30 Juni 2016

atau
Jalan Curug Nangka, Kp. Sinarwangi RT004 / 005, Kel. Sukajadi, Kec. Tamansari-Ciapus 16610, Kab. Bogor, Jawa Barat, Indonesia; Tel./Fax: + 62- (0) -251-8389232