Advertisement

Yayasan Sayangi Tunas Cilik
Kesempatan Mengajukan Proposal – Bandar Lampung
Skills to Succeed

Pengantar
  • Yayasan sayangi Tunas Cilik mengembangkan program pemberdayaan bagi anak muda melalui program Skills to succeed yang didukung oleh Accenture melalui Global Grant tahap 4 (GG4) tahun 2015-2018.Skills to succeed merupakan bagian dari strategi Yayasan Sayangi Tunas Cilik dalam mendukung “transisi” memasuki dunia kerja bagi anak muda dari kelompok yang kurang beruntung melalui peningkatan kecakapan kerja (employability skills), pelatihan keterampilan kerja dan membangun kewirausahaan dikalangan anak muda.
  • Data BPS 2015, sekitar 4,9 juta anak muda usia 16-29 tahun tidak bekerja atau sekitar 68 % dari total 7.56 juta pengangguran di Indonesia. Kondisi ini dipengaruhi oleh banyak factor, diantaranya adalah terkait dengan gap antara pendidikan dan pasar kerja yang tersedia, serta penciptaan lapangan kerja yang masih rendah.  
  • Sebagai lanjutan dari pelaksanaan program skills to succeed pada periode 2015-2016, Yayasan Sayangi Tunas Cilik akan berkerjasama dengan lembaga mitra dalam mengimplementasikan program di Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung pada periode 2016-2018. Untuk mencapai goal meningkatkan kapasitas dan peluang remaja dan anak muda yang kurang beruntung agar memiliki kondisi hidup yang lebih baik melalui keterampilan kerja, kesempatan kerja, dan atau bekerja mandiri, dengan strategi yang ingin dibangun adalah:
    • Memberikan kesempatan bagi anak muda untuk bisa masuk ke pasar kerja melalui peningkatan keterampilan kerja dan kewirausahaan
    • Meningkatkan kapasitas lembaga pendidikan dan pelatihan keterampilan dalam memberikan dukungan kesiapan kerja bagi anak muda
    • Membangun kemitraan yang keberlanjutan ditingkat kota untuk mendukung issue tenaga kerja muda.
Siapa penerima manfaat program?
  • Penerima manfaat utama program adalah anak muda usia 16-24 tahun, yang mencakup kelompok: 
    • Kelompok anak muda yang berasal dari keluarga kurang beruntung, putus sekolah, belum bekerja/bekerja pada sector yang exploitative, anak muda dengan disabilitas, ibu muda miskin di perkotaan, mantan pekerja anak, anak-anak tanpa pengasuhan keluarga dan kelompok lainnya (out of School Youth) 
    • Kelompok Siswa SMK (in school youth)
Apa peran Lembaga mitra?
  • Hasil yang diharapkan dari setiap lembaga mitra selama 12 bulan implementasi program adalah: 
    • Meningkatkan keterampilan kecakapan kerja (soft skills) bagi sekitar 500 anak muda dari kelompok out of school dan kelompok khusus, sehingga mereka memiliki kapasitas dalam kerjasama team, komunikasi, inisiatif dan kecakapan mencari kerja
    • Meningkatkan keterampilan kerja (vocational skills) melalui pelatihan keterampilan dan atau magang kerja kepada sekitar 400 anak muda. Keterampilan yang diberikan adalah keterampilan yang relevan dengan pasar kerja yang tersedia. 
    • Meningkatkan pengetahuan kewirausahaan, kemampuan memulai usaha usaha atau pengembangan usaha bagi sekitar 100 anak muda.
    • Menghubungkan anak muda dengan dunia kerja melalui pendekatan kepada perusahaan atau usaha kecil menengah (UKMK)
    • Membuka akses konseling yang berkualitas terkait dengan dunia kerja dan kewirausahaan bagi anak muda yang putus sekolah maupun yang berada disekolah.
    • Monitoring terhadap anak muda peserta program untuk melihat perkembangan yang mereka telah capai. 
    • Menjalin hubungan dengan dunia usaha, lembaga pelatihan keterampilan dan pihak terkait dalam rangka penempatan kerja, magang atau pelaung usaha
Outline Proposal
  • Proposal ditulis singkat dan mengambarkan strategi yang akan digunakan dalam implementasi program (silahkan menambahkan flowchart atau ilustrasi). Berikut contoh format proposal yang dapat di kirimkan.
Pengantar

Gambaran tentang penerima manfaat program
  • Siapa penerima manfaat program? (termasuk wilayah)
  • Strategi dalam menjangkau anak muda yang akan menjadi penerima manfaat program
  • Bagimana melakukan Identifikasi dan seleksi peserta
  • Pelibatan masyarakat dan pengorganisasian anak muda peserta program
  • Pengalaman lembaga dalam program youth employment/ school to work transition
Strategi didalam mengantarkan anak muda pada keterampilan kerja dan magang kerja
  • Bagaimana mempersiapkan anak muda untuk dapat masuk ke pilihan keterampilan atau pekerjaan yang sesuai dengan minat dan pasar kerja yang tersedia?
  • Bagaimana menghubungkan anak muda dengan pelatihan keterampilan yang relevan dengan pasar kerja melalui lembaga pelatihan keterampilan atau magang?
  • Bagimana mempengaruhi kurikulum/modul/kapasitas tutor dalam rangka meningkatkan kualitas lembaga pelatihan keterampilan/perusahaan pemberi magang kerja?
  • Bagaimana melakukan konseling kerja yang effective yang bisa menjangkau anak muda dari berbagai latar belakang pendikan?
  • Bagaimana mengidentifikasi perusahaan yang bersedia memberikan kesempatan magang? Dan bagaimana menjamin kualitas kegiatan magang?
Staregi dalam membangun kewirausahaan pada anak muda
  • Bagaimana melakukan seleksi untuk menentukan anak muda yang berminat melakukan wirausaha?
  • Bagaimana model pendidikan kewirausahaann yang akan dilakukan?
  • Bagaimana menghubungkan anak muda dengan program-program sejenis yang dilakukan oleh UKM,perusahaan dan atau pemerintah daerah
Strategi didalam penempatan kerja/membuka peluang kerja
  • Bagimana strategy penempatan kerja/membuka peluang kerja bagi anak-anak muda peserta program yang telah menyelesaikan pelatihan atau magang?
  • Bagimana memberikan informasi melalui social media akan dilakukan untuk memberikan informasi kerja/konsultasi kerja/kewirausahaan?
  • Bagaimana strategy membangun hubungan dengan program pemerintah terkait penempatan kerja/membuka peluang kerja.
Apakah ada strategy untuk kelompok khusus (anak muda dengan disabilitas, ibu muda miskin di perkotaan, dan mantan pekerja anak, pekerja rumah tangga anak dan kelompok lainnya) yang akan dilakukan? Bagaimana?

Bagaimana monitoring dilakukan
  • Bagaimana mendapatkan feedback dari anak muda penerima manfaat program?
  • Bagaimana menjangkau (tracking) anak muda untuk monitoring dan data collecting
  • Bagaimana monitoring performance project ditingkat lembaga
Informasi mengenai pengalaman lembaga

Anggaran (12 bulan)

Bagi pelamar dapat mengirimkan Proposal melalui email ke Procurement.indonesia@savethechildren.org dengan format RFP-Proposal Skills to Succeed (Nama Lembaga). Paling lambat tanggal 25 Juli 2016,  pukul  17.00.
__._,_.___