Advertisement

Kerangka Acuan

Konsultan CVCA di Kabupaten Lembata dan TTU, Provinsi NTT

Proyek Adaptasi Perubahan Iklim yang Berpusat pada Anak – Plan International Indonesia

Latar Belakang

Sejak tahun 2011 Plan International Indonesia sudah melaksanakan program adaptasi perubahan iklim yang berpusat pada anak (Child-Centered Climate Change Adaptation—4CA) selama dua fase didanai oleh DFAT-Pemerintah Australia. Untuk scale-up, Plan melanjutkan program ini sebagai bagian dari International Climate Initiative (IKI) yang didanai oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Konservasi Alam, Pembangunan dan Keselamatan Nuklir (BMUB) Pemerintah Jerman. Program lanjutan ini akan dilaksanakan di Kabupaten TTU dan Lembata, Provinsi NTT, dimulai dari tahun 2016 hingga 2018, bersama dua  LSM lokal (PMPB Kupang dan CIS Timor) sebagai mitra.


Tujuan dari program ini adalah menemukan strategi dan solusi yang efektif untuk adaptasi perubahan iklim yang berpusat pada anak, dikembangkan di tingkat lokal, sub-nasional, dan nasional. Salah satu output yang diharapkan dari program ini adalah muncul aksi, di mana pemerintah dan masyarakat lokal membangun dan mengimplementasi model-model kontekstual dalam adaptasi perubahan iklim melalui keterlibatan anak dan anak muda.


Untuk menemukan praktik adaptasi dan solusi cerdas iklim yang lokal dan kontekstual, Plan telah terlebih dahulu melakukan studi Solusi Cerdas Iklim. Sebelum mengimplementasi praktik adaptasi, perlu terlebih dahulu melakukan kajian kerentanan dan kapasitas masyarakat terkait iklim (Climate Vulnerability and Capacity Assessment—CVCA).


Kajian ini akan dilakukan masing-masing di Kabupaten TTU dan Lembata, masing-masing 2 kecamatan target dampingan, yakni Kecamatan Ile Ape dan Lebatukan dari Kabupaten Lembata; Kecamatan Bikomi Utara dan Biboki Selatan dari Kabupaten TTU. Kegiatan CVCA akan dilakukan di tingkat kecamatan dengan peran serta aktif peserta yang terdiri dari perwakilan kelompok masyarakat dari semua desa di kecamatan dampingan.


Oleh karena itu, Plan International Indonesia mencari konsultan minimal 2 orang yang dapat melatih para fasilitator CVCA secara simultan di kabupaten Lembata dan TTU. Para fasilitator merupakan pihak-pihak yang dalam fase-fase implementasi 4CA sebelumnya pernah mendapat pelatihan serupa dan memfasilitasi CVCA di tingkat kecamatan. 

Tujuan

  • Melakukan pengayaan Panduan Fasilitator Kajian Perubahan Iklim dan Pemilihan Pola Adaptasi yang telah disusun oleh Plan International Indonesia pada periode proyek sebelumnya.
  • Melatih para fasilitator CVCA di tingkat kabupaten, baik Lembata maupun TTU, untuk dapat memfasilitasi CVCA di tingkat kecamatan.

Keluaran
  • Pengembangan Panduan Fasilitator Perubahan Iklim dan Pemilihan Pola Adaptasi yang sudah ada dan menjadi milik Plan International Indonesia. 
  • Para fasilitator CVCA dilatih di Kabupaten Lembata dan TTU untuk melakukan CVCA di kecamatan target.
Jadwal
Aktivitas
Jangka Waktu
Pengiklanan dan pencarian konsultan
24-28 Agustus 2016
Persiapan dan memulai:
  • Inception meeting antara Plan dan konsultan
  • Review dokumen proyek, literatur, modul-modul sebelumnya
29-31 Agustus 2016
Pengayaan Panduan Fasilitator
  • Pengayaan Panduan Fasilitator CVCA yang sudah pernah dibuat sebelumnya
  • Diskusi dan finalisasi pengayaan panduan fasilitator CVCA
1-4 September 2016
Pelatihan Fasilitator CVCA di tingkat kabupaten
  • Pelatihan penyegaran fasilitator CVCA di tingkat kabupaten, yang merupakan para fasilitator CVCA pada periode proyek sebelumnya.
  • Fasilitator disiapkan untuk melakukan CVCA di tingkat kecamatan melalui beberapa gelombang kegiatan untuk semua desa yang berada di kecamatan tersebut.
5-16 September 2016
Laporan
Laporan konsultan terkait hasil pelatihan dan rekomendasi yang bisa dilakukan sebagai tindak lanjut
23 September 2016

Kualifikasi
  • Rangkaian kegiatan CVCA ini harus dipimpin oleh konsultan ahli dengan ketua dan anggota tim yang berkualitas. Plan International Indonesia akan meninjau aplikasi yang masuk berdasarkan kepatuhan dengan persyaratan yang tercantum di bawah ini dan pada kualitas dari proposal. Plan akan mengatur wawancara dengan kandidat yang terseleksi awal. 
  • Secara kolektif, tim diharapkan untuk menunjukkan:
    • Memiliki pengalaman dalam mendesain modul assessment, CVCA, kajian kerentanan dan kapasitas terkait iklim di tingkat masyarakat.
    • Memiliki pengalaman dalam melakukan penggalian informasi dan pengkajian bersama masyarakat secara partisipatif.
    • Memiliki latar belakang yang kuat dalam adaptasi perubahan iklim, pengurangan risiko bencana, lingkungan hidup, hak-hak anak, isu-isu gender, dan sebagainya.
    • Memiliki pengetahuan yang baik tentang daerah yang menjadi target implementasi modul.
    • Memiliki keterampilan yang baik dalam melatih dan memfasilitasi, termasuk dengan kelompok anak-anak.
    • Memiliki kemampuan analisis yang baik dan dalam penulisan laporan.
Biaya
  • Pemohon mengajukan anggaran biaya profesional untuk tim konsultan, berupa rincian tarif harian untuk setiap anggota tim dan jumlah hari dari yang diharapkan untuk setiap anggota tim.

Cara Melamar

  • Mengembangkan proposal konsultan termasuk metodologi yang diusulkan, jangka waktu, dan detail anggaran sebagaimana disebutkan di atas.
  • Menyerahkan Curriculum Vitae dari Ketua Konsultan dan setiap anggota tim konsultan dengan rincian kontak dan tiga referees.
  • Menyerahkan satu sampel dari modul sebelumnya yang relevan dengan pekerjaan konsultasi.
Contact Person

Angel Christy P. Supit, 4CA Project Manager