Advertisement

Bappenas bekerjasama dengan IFAD bermaksud untuk mengembangkan pola pembangunan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat petani berpendapatan rendah  melalui bentuk kemitraan PPP (Public Private Partnership). Untuk mendukung pengembangan tersebut tersebut, maka perlu dilakukan studi lapangan yang mendokumetasikan dan memetakan gambaran sesungguhnya mengenai pelaksanaan praktik PPP  sektor pertanian di Indonesia yang kemudian dibagikan kepada seluruh pemangku kepentingan yang terkait untuk dijadikan pedoman penyusunan aktivitas scaling up di bidang pertanian sebagai upaya untuk mencapai pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Study tersebut akan dilakukan berbasis komoditi pada lokasi tertentu yang terbukti memiliki praktek KSP yang cukup signifikan hasilnya dan dilaksanakan oleh tenaga ahli yang sudah berpengalaman dalam melakukan studi lapangan.
Kajian FAO (2013) mengidentifikasi adanya beberapa komoditas yang dikembangkan dengan bentuk kerjasama PPP, antara lain: coklat, kelapa sawit, benih padi, jarak pagar, dan cabe paprika, dan ubi kayu, Sedangkan Kajian dari IDS (2014) hanya khusus menyangkut coklat saja. Inisiative PISAgro yang juga mendorong kemitraan bentuk PPP pada websitenya mencakup komoditas coklat, kopi, jagung, sayuran dan buah-buahan, kelapa sawit, kentang, padi, karet, kedelai, sapi potong, dan susu sapi. Untuk kajian studi kasus ini terpilih satu komoditas dominan yaitu beras.
Padi merupakan komoditas strategis pangan nasional hingga keberlanjutannya harus terus terpelihara. Tren meningkatnya permintaan terhadap pangan berkualitas tinggi dan beras specialty membuat komoditas ini juga berpotensi untuk menarik perhatian pihak swasta baik dalam maupun luar negeri. Keberhasilan dari petani Boyolali dan Tasikmalaya yang juga didukung Pemerintah Daerah setempat dalam mengekspor beras organic ke Eropa dan USA bekerja dengan pihak swasta (PT Bloom Agro) merupakan pengalaman menarik yang patut didokumentasikan sebagai pengetahuan untuk disebarkan pada petani lainnya.
Sasaran Kegiatan
Studi Lapangan mengenai KSP sektor Pertanian yang mendokumentasikan sekaligus memetakan praktik kerjasama swasta pemerintah pada komoditas beras di Boyolali, Jawa Tengah.
Keluaran Kegiatan
Terselesaikannya satu studi lapangan berdasarkan  komoditas beras sebagai komoditas  dominan di wilayah Jawa Tengah yang memunculkan konsep KSP sektor pertanian di Indonesia, termasuk di dalamnya adalah definisi KSP, aktor yang terlibat di dalamnya, pola kerjasama, peran serta tingkat dominasi dalam kerjasama tersebut, serta rekomendasi untuk scaling up.
Untuk mencapai keluaran kegiatan di atas, proyek SEDSSTC akan mengontrak beberapa Tenaga Ahli  dan Asisten Pendukung yang akan dibentuk menjadi satu tim. Tenaga Ahli dan Asisten akan bertanggungjawab kepada Direktur PLN Multilateral Bappenas, dan Manajer Proyek SEDSSTC akan mengawasi kemajuan pekerjaan Tenaga Ahli. Adapun Tenaga ahli dan Asisten yang akan direkrut adalah sebagai berikut:
Tenaga Ahli Study Lapangan ( Kode: TASL)
Kualifikasi
  • Sekurangnya lulusan S2 terkait pertanian, studi pembangunan, sosiologi;
  • Memiliki pengalaman sekurangnya selama 8 tahun dalam melakukan riset atau terlibat di dalam kegiatan penelitian dengan topik pembangunan
  • Memiliki kemampuan analisis dan menulis yang baik, dibuktikan dengan contoh tulisan penelitian yang pernah dipublikasikan. Contoh jurnal yang telah melalui proses peer-reviewed menjadi nilai tambah;
  • Menguasai Statistik dan program SPSS
  • Memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam mengaplikasikan metodologi kualitatif
Ruang Lingkup Pekerjaan
  • Menyusun design pelaksaaan study lapangan, termasuk didalamnya timeframe, RAB dan komposisi tim
  • Melakukan pemilihan pemilihan teknik sampling
  • Menyusun peralatan untuk pengumpulan data
  • Melakukan pengambilan data kepada stakeholder terkait dan
  • Melakukan coding dan analisa data
  • Menyusun laporan study lapangan
Output
  • Disain Pelaksanaan Study Lapangan
  • Kuesioner
  • Laporan Final Study Lapangan

Asisten Tenaga Ahli Study Lapangan (Kode: ASTA)

Kualifikasi
  • Sekurangnya lulusan S1 terkait pertanian, studi pembangunan, sosiologi;
  • Memiliki pengalaman sekurangnya selama 4 tahun dalam melakukan riset atau terlibat di dalam kegiatan penelitian dengan topik pembangunan pertanian dan PPP Sektor pertanian;
  • Memiliki kemampuan analisis dan menulis yang baik, dibuktikan dengan contoh tulisan penelitian yang pernah dipublikasikan. Contoh jurnal yang telah melalui proses peer-reviewed menjadi nilai tambah;
  • Menguasai statistik dan program SPSS
  • Memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam mengaplikasikan metodologi kualitatif
Ruang Lingkup Pekerjaan
  • Membantu Tenaga Ahli, menyusun design pelaksaaan study lapangan, termasuk didalamnya timeframe, RAB dan komposisi tim
  • Bersama Tenaga Ahli, melakukan pengambilan data kepada stakeholder terkait
  • Membantu Tenaga Ahli mempersiapan diskusi di lapangan
  • Bersama Tenaga Ahli, melakukan coding dan analisa data
  • Menyusun  draft laporan study lapangan
Output
  • Draft Disain Pelaksanaan Study Lapangan
  • Draft Kuesioner
  • Draft Laporan Akhir 

Asisten Pelaporan (Kode: ASP)

Kualifikasi
  • Sekurangnya lulusan S1 terkait ilmu sosial
  • Memiliki pengalaman sekurangnya selama 2 tahun dalam melakukan riset atau terlibat di dalam kegiatan penelitian dengan topik terkait isu sosial
  • Memiliki kemampuan analisis dan menulis yang baik, dibuktikan dengan contoh tulisan penelitian yang pernah dipublikasikan.
  • Memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam mengaplikasikan metodologi kualitatif
Ruang Lingkup Pekerjaan
  • Mencatat seluruh proses pengambilan data di lapangan
  • Mencatat proses diskusi bersama seluruh stake holder terkait
  • Mendokumentasikan pelaksanaan studi lapangan
  • Membantu Tenaga Ahli dalam melaksanakan administrasi Study Lapangan
Durasi Pelaksanaan
  • Laporan proses Study Lapangan
  • Dokumentasi Foto Study Lapangan
  • Laporan Administrasi Study Lapangan

Surat lamaran beserta dokumen pendukung (CV, Ijazah) harap dikirimkan kepada Sekretariat SEDSSTC: SEDSSTC.IFAD@gmail.com Selambatnya tanggal 24 Oktober 2016
Harap e-mail dapat dikirimkan dengan Subyek Sesuai Kode Posisi