Project HOPE Indonesia membutuhkan Tenaga Konsultan Untuk Endline Survey di Serang, Banten - Kerja Ngo

Post Top Ad

Project HOPE Indonesia membutuhkan Tenaga Konsultan Untuk Endline Survey di Serang, Banten

Project HOPE (Health Opportunities for People Everywhere) didirikan pada tahun 1958. Selama lebih dari 50 tahun, kami telah bekerja di sekitar 120 negara untuk membangun keterampilan penyedia layanan kesehatan, memperkuat kapasitas manajemen, dan mendukung sistem yang berkelanjutan untuk meningkatkan akses ke kesehatan yang berkualitas. jasa. Visi kami adalah dunia di mana setiap orang memiliki akses ke perawatan kesehatan yang sangat baik.

Saving Lives at Birth, merupakan proyek Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak yang dilaksanakan oleh Proyek HOPE Indonesia di Kabupaten Serang, Banten sejak 2016, dan akan berakhir pada Desember 2018. Proyek ini bertujuan untuk berkontribusi pada pengurangan morbiditas ibu dan anak dengan memperkuat kapasitas dan keterampilan penyedia kesehatan, meningkatkan akses ke layanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas dan meningkatkan pengetahuan dan praktik perilaku sehat di kalangan wanita usia reproduksi dan ibu dari anak-anak di bawah usia 5 tahun. Proyek ini berfokus pada akses dan pemanfaatan layanan perawatan obstetrik dan neonatal darurat, jumlah persalinan dengan bidan terlatih dan akses masyarakat ke layanan kesehatan ibu anak. Ini termasuk revitalisasi pos kesehatan terpadu (Posyandu), serta promosi imunisasi, suplementasi mikronutrien, pemantauan pertumbuhan, konseling gizi dan konsultasi pra dan pasca kelahiran. 

Project HOPE saat ini mencari Konsultan untuk Endline Survey untuk Proyek Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak yang dilaksanakan oleh Proyek HOPE Indonesia di Kabupaten Serang, Banten 

Detail pekerjaan terlampir pada TOR (Kerangka Acuan) dibawah ini:

Kerangka Acuan 
Endline Survey for Saving Lives at Birth Program in Serang

Latar Belakang
Dinas kesehatan bekerjasama dengan Project HOPE melaksanakan program kesehatan ibu dan anak tahap ke 2 di 5 Kecamatan di Kabupaten Serang sejak bulan Januari tahun 2016 hingga bulan Desember 2018..  Kelima kecamatan dimaksud adalah kecamatan Kramat Watu, Pontang,  Petir, Ciruas dan Cikeusal.

Salah satu komponen penting dalam pelaksanaan program dimaksud adalah ditetapkannya indikator-indikator program yang akan dicapai pada saat program berakhir. Indikator-indikator yang ditetapkan merupakan indikator cerminan dari perubahan perilaku masyarakat tekait dengan kesehatan ibu dan anak.  Beberapa indikator penting yang ditetapkan adalah : pemeriksaan kehamilan, penolong persalinan, suntikan anti tetanus pada ibu hamil, kelengkapan imunisasi dasar pada anak usia 12-23 bulan, pemberian ASI eksklusif pada anak usia 0-6 bulan dan beberapa indikator lainnya.

Pada awal program telah dilakukan base-line survey yang mengukur kondisi indikator-indikator program sebelum adanya intervensi program. Temuan kondisi awal ukuran indikator-indikator tersebut dipakai sebagai pijakan dalam menetapkan target capaian indikator-indikator dimaksud pada saat program berakhir.

Pada bulan Desember 2018 program kesehatan ibu dan anak di kabupaten Serang ini akan berakhir, sehingga perlu dilaksanakan end-line survey yang memungkin dilakukannya pengukuran terhadap indikator-indikator program yang selanjutnya bisa dipakai untuk dijadikan ukuran tercapai tidaknya target pada indikator-indikator yang telah ditetapkan.

Hasil dari end-line survey nantinya akan disusun dalam bentuk laporan yang selanjutnya bisa dipresentasikan kepada pemangku kepentingan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Serang.  Hasil ini selanjutnya bisa dipakai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di daerah ini.

Tujuan
Endline survey ini bertujuan untuk mengumpulan data terkait dengan indikator-indikator program, sehingga bisa mengukur keberhasilan pelaksanaan program dalam mencapat target pada akhir program.

Metodologi dan tahapan Kegiatan
Endline survey ini akan dilakukan dengan menggunakan teknik survey kuantitatif melalui teknik wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner yang dipakai pada baseline survey.  Adapun tahap-tahap penting dalam endline survey ini adalah:

Pelatihan Tenaga Lapangan 
Sebelum pelaksanaan pengumpulan data dilakukan tenaga lapangan yang terdiri dari pewawancara, supervisor dan tenaga data entry akan mengikuti pelatihan terkait dengan pelaksanaan survey selama dua hari. Pelatihan tenaga lapangan ini pada intinya akan membekali tenaga lapangan tentang teknik wawancara dan teknik pengisian kuesioner. Pada intinya pelatihan tenaga lapangan dimaksudkan agar adanya pemahaman yang sama terkait dengan pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam kuesioner dan cara pencatatan jawaban responden.

Pengumpulan Data
Pengumpulan data akan dilaksanakan dengan cara wawancara tatap muka dengan responden. Pewawancara akan mendatangi rumah responden untuk melaksanakan wawancara di rumah responden. Supervisor akan memastikan pewawancara mendatangi dan mewawancarai responden.  Setelah pewawancara selesai melaksanakan wawancara pada siang hari hari, pada malam hari pewawancara akan melakukan pemeriksaan kelengkapan kuesioner dan menyerahkan hasil wawancaranya kepada supervisor masing-masing.

Data Entry
Pelaksanaan data entry akan dilaksanakan saat team tenaga lapangan masih berapada dilapangan. Petugas data entry akan menerima kuesioner yang sudah terisi dari supervisor pada hari dan langsung meng-entry kuesioner yang ada hingga semua kuesioner ter-entry.

Pengolahan Data dan Penulisan Laporan
Setelah Pengumpulan Data dan proses data entry di lapangan selesai dilaksanakan akan dilakukan proses pengolahan data dan penulisan laporan

Lokasi Survey dan Jumlah Responden
Lokasi pengumpulan data  end-line survey ini akan dilakukan di lima kecamatan yaitu kecamatan Kramat Watu, Ciruas, Pontang, Petir dan Cikeusal.  Sementara desa terpilih adalah desa-desa yang menjadi lokasi pelaksanaan baseline survey pada tahun 2016 dengan jumlah responden banyak 640 ibu yang memiliki anak berumur antara 0-35 bulan.

Jangka Waktu
Kontrak pelaksanaan survey ini diharapkan dapat ditandatangi pada minggu ketiga bulan September 2018 dengan pekerjaan-pekerjaan dapat dimulai segera setelah penandatangan tersebut. Jadwal tentative dari endine survey ini adalah sebagai berikut: 
  • Pemilihan konsultan / : Minggu pertama di bulan September 2018 
  • Penyusunan Proposal lengkap dan rencana kerja oleh konsultan: minggu kedua September 2018 
  • Penandatanganan kontrak: minggu kedua September 2018 
  • Pelatihan tenaga lapangan, pengumpulan data: minggu ke 3 dan ke 4 September 2018 
  • Data Analysis, penulisan dan Pengiriman Laporan tahap 1: minggu ke pertama dan kedua di bulan Oktober 2018
  • Masukan terhadap laporan tahap 1 : minggu ke ketiga di bulan Oktober 2018
  • Penerimaan Laporan Akhir (Final Report) : minggu ke empat di bulan Oktober 2018
Kualifikasi 
Konsultan/team hendaknya terdiri dari individu/team yang memiliki kualifikasi berikut:
  • S1(Bachelor's Degree) atau lebih diutamakan S2 (Master's Degree) dengan latar belakang ilmu sosial, kesehatan masyarakat atau kesehatan
  • Memiliki pengetahuan yang terkait dengan kesehatan ibu dan anak
Memiliki pengalaman minimal 8 tahun dalam penelitian terkait masalah kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak.

Pengiriman Lamaran
Konsultan/team yang berminat untuk menjadi konsultan dalam endline survey ini diharapakan memasukkan lamaran ke fyuliarti@projecthope.org

Paling lambat tanggal 6 September dengan menyertakan:
  • CV lengkap 
  • Contoh 3 laporan penelitian terakhir terkait dengan issue kesehatan ibu dan anak.
  • Hanya calon konsultan yang memenuhi kualifikasi yang akan dihubungi lebih lanjut untuk memperoleh bahan-bahan dalam penyusunan proposal lengkap.

Post Top Ad