--------------------

Save The Children Membutuhkan Tenaga Konsultan Program Pengembangan Remaja di Sekolah, Sumba Barat

--------------------
Konsultan Program Pengembangan Remaja di Sekolah

2 (two) position based in Sumba Barat


Background:

Masa remaja merupakan titik balik bagi anak dalam membentuk identitas dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang dewasa. Masa transisi tersebut ditandai dengan mulai terjadinya perubahan yang signifikan baik pada kondisi fisik, emosional, dan psikososial para remaja. Pada kenyataannya, remaja memiliki berbagai masalah yang kompleks terkait dengan perubahan-perubahan selama masa transisi, terutama hal yang menyangkut dengan kesehatan reproduksi seksual dan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi dewasa yang sukses.

Pada konteks Sumba sendiri, remaja cenderung memiliki masalah dalam menyikapi perkembangan reproduksi seksualnya. Mereka kurang memahami tentang kesehatan reproduksi seksual dan mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi pelayanannya. Selain itu, jumlah remaja yang tidak bersekolah cukup tinggi, dan tidak ada bekal kesiapan dan keterampilan untuk menjadi pribadi yang mandiri bagi remaja tersebut.


Di sisi lain, jika dipersiapkan dengan baik, remaja dapat mempunyai sikap, keterampilan, kemampuan, dan nilai-nilai yang membimbingnya melewati masa transisi yang sukses. Persiapan untuk menjalani masa transisi remaja menuju dewasa dapat didukung melalui pendidikan dan penyampaian informasi yang relevan dengan kehidupan di masa remaja. Adanya pengetahuan awal tersebut dapat membantu remaja lebih siap dalam menyikapi hal-hal yang terjadi di sekitarnya.


Sejak tahun 2018, Save the Children Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat berupaya untuk turut serta menangani permasalahan-permasalahan yang terjadi di masa remaja dengan memberikan pendidikan Kesehatan Reproduksi Seksual Remaja dan Keterampilan yang dibutuhkan Remaja untuk Sukses Melalui Masa Transisi di 20 SMP Kabupaten Sumba Barat. Pendidikan kesehatan dan keterampilan komprehensif diberikan kepada remaja melalui Kurikulum Terpadu Pengembangan Remaja (KTPR) yang terintegrasi ke dalam mata pelajaran IPA, IPS, dan PJOK.


KTPR pertama kali diimplementasikan pada tahun 2018 di 20 SMP Kabupaten Sumba Barat. Pada tahun 2019, sekolah yang melaksanakan KTPR bertambah menjadi 21 SMP Kabupaten Sumba Barat dan 11 SMP Kabupaten Sumba Tengah. Jumlah ini akan kembali bertambah di tahun 2020, yaitu menjadi 39 SMP yang tersebar di kedua kabupaten.


Dalam proses pelaksanaannya selama ini, KTPR belum sepenuhnya disampaikan dalam mata pelajaran yang telah ditentukan. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya jumlah guru yang telah dilatih maupun kendala administratif dan teknis pembelajaran di dalam kelas yang dihadapi oleh guru. Untuk memastikan seluruh siswa bisa mendapatkan materi KTPR yang utuh di tahun ajaran baru 2020/2021, maka perlu dilakukan upaya peningkatkan pengetahuan dan keterampilan seluruh guru IPA, IPS, dan PJOK di sekolah.


The objective of consultancy

Konsultant akan membantu Save the Children untuk untuk menjalankan, mendampingi, mengawasi, dan mengevaluasi kegiatan Program Pengembangan Remaja (Adolescent Development) di sekolah, terutama implementasi Kurikulum Terpadu Pengembangan Remaja di 39 SMP dampingan Save the Children.

Deliverables:

  1. Perencanaan bulanan.
  2. Laporan bulanan
  3. Data pendampingan komunitas mingguan dalam format
  4. Laporan kegiatan termasuk melampirkan daftar hadir, hasil pre-test dan post-test, feedback peserta, foto dan video kegiatan, serta dokumen administratif lainnya dalam bentuk soft copy dan hard copy.
Scope of Work:
  1. Mengorganisir rangkaian kegiatan Pelatihan Kurikulum Terpadu Pengembangan Remaja (KTPR) tingkat sekolah di 39 SMP dampingan Save the Children.
  2. Mengorganisir rangkaian kegiatan Lokakarya Pengembangan Perangkat Pembelajaran KTPR dalam wadah MGMP bersama Pengawas dan Dinas Pendidikan di Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah.
  3. Mengorganisir rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pengawas SMP, Kepala Sekolah, dan Ketua MGMP di Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah.
  4. Mengorganisir rangkaian kegiatan MGMP tingkat sekolah di 39 SMP dampingan Save the Children.
  5. Mengorganisir rangkaian kegiatan Lokakarya Pembelajaran Implementasi KTPR dalam wadah MGMP tingkat Kabupaten.
  6. Mendukung implementasi sesi mentoring oleh Mentor KTPR di Kabupaten Sumba Barat.
  7. Melakukan pendampingan teknis KTPR setiap bulan di sekolah dampingan Save the Children di Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah.
  8. Membuat laporan hasil lokakarya dan pelatihan KTPR dengan dokumen-dokumen pendukung dalam waktu dua minggu setelah kegiatan.
  9. Mendokumentasikan perkembangan pelaksanaan KTPR di 39 SMP dampingan Save the Children dalam laporan bulanan.
  10. Menyediakan data pendampingan sekolah setiap minggu.
  11. Mendukung implementasi sistem pengawasan dan evaluasi (monitoring, and evaluation) untuk program Sponsorship, terkhusus pengawasan terpadu KTPR bersama Pengawas SMP dan Kepala Sekolah.
  12. Berkontribusi pada strategi advokasi dan komunikasi untuk meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Terpadu Pengembangan Remaja.
  13. Berpartisipasi dalam rapat bulanan Program Pengembangan Remaja (Adolescent Development)
  14. Mendukung berbagai kegiatan lain dari Program Pengembangan Remaja (Adolescent Development) jika dibutuhkan.
Proposed Timeline and working days (accumulative):
Konsultan akan bekerja untuk Adolescent Development – Sponsorship Program selama 9 bulan yakni mulai 1 Maret 2020 – 1 Desember 2020.

Expected consultant:

  1. Pendidikan formal minimal S1 dari semua jurusan, diutamakan dari jurusan sosial dan ekonomi.
  2. Memiliki pengetahuan tentang remaja di Nusa Tenggara Timur.
  3. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang pemberdayaan masyarakat atau pengembangan remaja. pengalaman pelatihan dan pendampingan remaja.
  4. Memiliki keterampilan komunikasi lisan dan tulisan yang baik.
  5. Memiliki keterampilan dasar menggunakan komputer (Microsoft office: word, excel, powerpoint).
  6. Mampu mengendarai motor dan memiliki SIM C.
  7. Terampil dalam implementasi kegiatan sesuai dengan perencanaan.
  8. Terampil dalam bekerja di lingkungan multikulturalmenggunakan komputer (Microsoft office: word, excel, powerpoint).
  9. Mampu mengendarai motor dan memiliki SIM C.
  10. Terampil dalam implementasi kegiatan sesuai dengan perencanaan.
  11. Terampil dalam bekerja di lingkungan multikultural.
  12. Bersedia bekerja di pedesaaan dan daerah terpencil.
Submission:
Kandidate yang tertarik silahkan memasukan document sebagai berikut:
  1. Updated CV
  2. Cover Letter
To apply for this position, please click and go to our career site on External applicant: CLICK HERE

Closing date for application is up to January 13th, 2020


(Only short-listed candidates will be notified)